RAMADHAN 1438H

Di Bulan yang penuh barakah ini, mari kita tingkatkan kualitas Shalat Fardhu kita, perbanyak Shalat Sunnah kita, hindari yang diharamkan Allah SWT, tinggalkan yang makruh, perbanyak yang sunnah, jauhi mata kita dari melihat yang haram, tutup aurat kita, pakai jilbab bagi yang Muslimah, jaga mulut kita dari perkataan dan pembicaraan yang tidak bermanfaat, perbanyak infaq, dan jalin silaturahim, insyaAllah kita semua bisa mencapai Taqwa di Ramadhan tahun ini.

Rasulullah SAW bersabda: ”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” [HR. Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu].

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” [HR. Al Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10/149) mengatakan bahwa perawinya tsiqah (terpercaya)].

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan semata-mata karena mengharapkan Ridha Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. [HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759].

Dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Puasa itu adalah perisai. Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah dia berkata-kata kotor (atau buruk) dan tidak juga berlaku bodoh (atau ceroboh). Jika ada orang yang mengajaknya bertengkar atau mencacinya, maka hendaklah dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa’. Demi Rabb yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah Ta’ala daripada aroma minyak kesturi (minyak wangi), (Allah SWT berfirman:) di mana dia meninggalkan makanan, minuman, dan nafsu syahwatnya karena Aku (Allah). Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala karenanya dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.”. [Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim. (Shahiih al-Bukhari (III/22) dan Shahiih Muslim (III/157))].

Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW bersabda “Allah yang Maha Kuasa dan Maha Agung berfirman, ‘Hamba-Ku yang paling Aku sukai adalah yang menyegerakan berbuka puasa’ (tidak menunda-nunda berbuka puasa saat waktunya tiba). (HR. Tirmidzi dalam kitab Riyadhus Shalihin).

Anas r.a berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda “Hendaklah kalian sahur (untuk berpuasa), karena sesungguhnya di dalam makan sahur itu terdapat berkah” (Muttafaq ‘alaih, dalam kitab Riyadhus Shalihin).

Ibnu Abbas ra. berkata, “Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah, terlebih lagi pada bulan Ramadhan ketika ditemui malaikat Jibril AS. setiap malam di bulan Ramadhan malaikat Jibril AS datang menemui Rasulullah untuk membacakan Al – Qur’an. Saat ditemui oleh malaikat Jibril AS, Rasulullah SAW lebih pemurah daripada angin yang bertiup (akhlak nya sangat lembut dan menyejukkan)”. (Muttafaq ‘alaih dalam kitab Riyadhus Shalihin).

Orang yang paling beruntung di Ramadhan ini bukan orang yang sekedar meraih uang banyak dari hasil penjualan ta’jil atau perniagaan lainnya, tetapi orang yang paling beruntung adalah yang meraih banyak pahala dari amalan fardhu dan sunnah yang dilakukan dengan dasar keimanan dan dengan dasar mengharap ridha Allah SWT semata.

Orang yang rugi di Ramadhan ini bukan orang yang sekedar dagangannya tidak laku, tetapi orang yang paling rugi adalah yang amal-amalnya di Ramadhan tidak diterima Allah SWT karena dilakukan dengan riya’ dan bukan karena mencari ridha Allah SWT.

Mari kita warnai dan sambut 1/3 puncak Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, kurangi aktivitas yang kurang bermanfaat, perbanyak dzikir dan do’a, kurangi obrolan-obrolan yang mengarah pada ghibah, perbanyak shadaqah, kurangi belanja yang bersifat boros, insyaAllah kita bisa mengisi Lailatul Qadr dengan amal shaleh yang mengantarkan kita pada hidayah Allah SWT dan Taqwa yang haqqa tuqatih.

* * *

Iklan

SALAM RAMADHAN 1437H / 2016

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh,

ramadhan-22-copy - Copy

Para Sahabat Majelis dan seluruh Umat Islam yang dirahmati Allah SWT, mari kita sambut bulan Ramadhan 1437H/2016 dengan meluruskan niat lillahi ta’ala, maksimalkan ibadah, InsyaAllah kita semua menjadi insan yang bertaqwa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang kepada kalian ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan”. (HR. Ahmad dan Nasai).

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam Shahiih Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Shalat fardhu lima waktu, shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antara masa tersebut seandainya dosa-dosa besar dijauhkannya.”.

Salam Ramadhan,
Salam ShemangatzZz,
Majelis Ilmu 114
Imam Majelis

SALAM RAMADHAN 1436H

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim

Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh,

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

(QS. Al Baqarah (2) Ayat 183).

Salam Ramadhan 1436 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan limpahan rahmat-Nya di 10 hari pertama bulan Ramadhan, diberikan maghfirah di 10 hari pertengahan bulan Ramadhan, dan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan kita diridhai Allah SWT dengan dijauhkan dari Neraka serta ditakdirkan menjadi ahlu Surga, Amin Ya Arhama Rahimin.

mi-114

10 hari pertama bulan Ramadhan adalah sesi Rahmah, InsyaAllah dengan memperbanyak dzikir “irhamna Ya Arhama Rahimin” kita semua diberikan rahmah Allah SWT yang berlimpah sepanjang hidup kita. Hidup penuh syukur atas setiap rahmat Allah SWT jauh lebih baik daripada hidup bergelimang harta yang dilandasi dengan kekufuran.

Segerakan berbuka puasa tepat pada waktunya, berbuka puasa lah dengan makan kurma, kendalikan konsumsi kita dengan porsi 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman, dan 1/3 untuk udara, akan menjadikan buka puasa kita diliputi barakah dari Allah SWT. Dan sekiranya mampu, berikanlah makan dan minum untuk buka puasa kepada sesama Muslim, maka Allah SWT akan tambahkan pahala puasa kita sebanyak pahala puasa orang yang makan dan minum tersebut.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan qiyam (Shalat Tarawih di bulan) Ramadhan karena iman dan mencari pahala (keridhaan Allah SWT), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759). Jangan tinggalkan Shalat Tarawih, karena ia hanya ada di bulan Ramadhan. Jika terlewat tahun ini, sesungguhnya waktu yang telah berlalu tidak dapat dikembalikan, dan menunggu satu tahun kedepan adalah suatu ketidakpastian karena belum tentu umur kita sampai tahun depan. Jangan permasalahkan pilihan Shalat 20 raka’at atau 8 raka’at, yang utama adalah dirikanlah Shalat Tarawih sesuai Sunnah, karena sesungguhnya mereka yang merugi adalah yang memililh untuk tidak mendirikan Shalat Tarawih.

Orang-orang yang berpuasa disunnahkan untuk mengakhirkan waktu Sahur nya menjelang (sebelum) Subuh. Dengan demikian InsyaAllah Shalat Subuh kita bisa lebih terjaga. Jangan tinggalkan Sahur, karena sesungguhnya salah satu barakah bulan Ramadhan terletak pada makan minum saat Sahur. Jangan begadang untuk Sahur, tetapi tidurlah terlebih dahulu, karena keutamaan Sahur adalah di saat kita bangun meninggalkan tidur yang nyenyak hanya untuk mencari barakah dari Allah SWT. Barangsiapa yang karena cinta kepada Allah SWT dia tinggalkan kenikmatan dunia, maka Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan cinta hamba-Nya. Limpahan Rahmat, Ampunan dan Surga Allah SWT telah menantinya.